serunya mengetahui | A lifestyle blog

Seuntai bait puisi

16 komentar

PANTAS?

Pantaskah aku...
Bila mengharap mu untuk hadir di relung kalbu
Menyinari setiap sisi gelap ku
Dan menjadi pelita hidupku

Pantaskah...
Bila ku jadikan kau arah
Dari setiap masalah
Menuju hari yang cerah

Duhai, hati menjerit menyesali
Atas perbuatan yang di lakoni
Menghempas jauh pergi
Dikau yang ku nanti

Hina diri memang hina
Tak pantas menjadi tempat nyata
Untuk mu bercengkrama
Denganku di dunia

Suci hati adalah syarat
Untuk bisa kau jadikan tempat
Penuh syariat bertabur rahmat
Dalam tempat yang maslahat


*yuli mencoba bersyair puisi


#ODOP7
#KMP2
Yulia
Hallo semua, salam kenal dari saya. semoga kita bisa menjadi teman.

Related Posts

There is no other posts in this category.

16 komentar

  1. Teh Yuli... judul puisinya asa gimana gitu ya.

    Seuntai.. untai itu benangkan?
    bait.. bait itu terdiri dari rangkaian satu kesatuan dalam puisi atau pantun.

    Kalau soal isi sih kayaknya sambungan dari tulisan sebelum terimakasih itu ...

    BalasHapus
    Balasan
    1. lupa kalo itu jadi judul ya kang,, aduh absurd banget jadinya hehe
      maunya melebay eh emang gak nyambung y hehe

      Hapus
  2. Balasan
    1. massih belajar ka... maaf membingunkan hihi

      Hapus
  3. Yeaaaayy Adik manis menjadi pujangga💝💐

    BalasHapus
  4. Semangat belajar puisinya dedek...hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kak masih bnyak yg hrus diperbaiki

      Hapus
  5. yuli bisa mendayu-dayu dalam balutan puisi juga ternyata

    BalasHapus

Posting Komentar